Kamis, 19 Juni 2014

awal mula dibuat nya film kartun dragon ball

Akira
Toriyama
lahir
di
Prefektur
Aichi,
Jepang,
tanggal
5
April
1955,
dia
merupakan
salah
satu
mangaka legendaris di Jepang dan bahkan dunia.
Ia banyak menelurkan karya-karya hebat, di
antaranya Dragon Ball, Fox Tale, dan Blue
Dragon. Ia juga pernah membuat karakter untuk
permainan video yang kemudian diangkat juga ke
dalam manga dan anime, yaitu Dragon Quest.
Akira Toriyama memulai debutnya pada tahun
1979 dengan karyanya yang berjudul Wonder
Island, diterbitkan oleh Shonen Jump mingguan.
Pertama kalinya ia mendapat ketenaran melalui
manga dan serial anime Dr. Slump yang awalnya
terbit sebagai serial mingguan di Shonen Jump
pada tahun 1980-1984.
Di tahun 1982, beliau mendapatkan Shogakukan
Manga Award untuk Dr. Slump sebagai manga
terbaik untuk kategori Shonen and Shojo Manga
Series of the Year. Sulit untuk menentukan
sumber inspirasi dari karya seni Akira Toriyama,
ia sangat mengagumi Astro Boy karya Osamu
Tezuka dan terkesan dengan Walt Disney di
antaranya 101 Dalmantians yang ia ingat sebagai
karya seni besar. Film-film awal Jackie Chan juga
memiliki pengaruh yang nyata pada karyanya.
Menariknya karya-karya mangaka lainnya justru
dipengaruhi oleh karya Akira sensei. Mangaka
seperti Yoshihiro Togashi (Hunter x Hunter),
Eiichiro Oda (One Piece), Masashi Kishimoto
(Naruto) , Hiro Mashima (Fairy Tail), Yoshio
Sawai (Bobobo-bo Bobobo) dan Tite Kubo
(Bleach),
Akira Toriyama diakui sebagian besar untuk
karyanya yang utama yaitu Dragon Ball . Ini
merupakan salah satu karya yang penjadi roda
penggerak untuk Akira Toriyama sendiri yang
menerima “Golden Age of Jump”. Pengahargaan
tersebut berhasil mendorong beliau untuk terus
melanjutkan Dragon Ball dari tahun 1984 sampai
tahun 1995. Selama periode 11 tahun, ia
menghasilkan 519 bab yang dikumpulkan dalam
42 volume. Setiap volume memiliki rata-rata 200
halaman. . Ini menjadi prestasi utama karena
menjual lebih dari 35.000.000 kopi di Jepang,
Dragon Ball akhirnya mencapai rekor penjualan
terbaik dengan lebih dari 120.000.000 eksemplar
yang terjual. Selain terkenal di Jepang, seri ini
juga sukses secara Internasional, termasuk di
Eropa pada tahun 1988, Amerika Utara dan
Kanada pada tahun 1996. Selain itu, manfaat dan
dampak lain dari manga beliau yaitu
menghasilkan tiga adaptasi anime, film animasi,
beberapa video game, dan merchandise-nya.
Meskipun beliau telah berencana untuk
mengakhiri Dragon Ball sejak lama, akhirnya
editornya setuju untuk membiarkan dia
mengakhiri manga itu, sehingga beliau bisa
“mengambil beberapa langkah-langkah baru
dalam
hidupnya” seperti yang beliau katakan. Adaptasi
anime yang ketiga, Dragon Ball GT tidak
didasarkan pada manga, Namun Akira Toriyama
masih terlibat proyek dengan mengawasi produksi
meskipun terbatas. Anime Dragon Ball, termasuk
kelanjutannya, menelurkan 500 episode yang
dibuat di Jepang. Diproduksi dan berlisensi untuk
Amerika Utara dan Australia oleh FUNimation.
Karyanya setelah Dragon Ball cenderung singkat
(100-200 halaman) termasuk Cowa, Kajika!, dan
Sand Land, serta karya one-shot, seperti Neko
Majin. Akira Toriyama bekerja pada one-shot
yang disebut Cross Epoch, bekerja sama dengan
pengarang One Piece Eiichiro Oda. Cerita
Crossover pendek ini menyajikan karakter dari
masing-masing keduanya yaitu One Piece dan
Dragon Ball.
Biografi Akira Toriyama - Pembuat Komik Dragon Ball
Desain garis yang bersih dan sense dari Akira
Toriyama membawanya menjadi desainer karakter
fenomenal dan popular Dragon Quest dari RPG
(sebelumnya disebut Dragon Warior di Amerika
Utara). Akira Toriyama juga menjabat sebagai
desainer karakter untuk Super Famicom dalam
RPG Chrono Trigger, the Fighting Game Tobal
no.1 untuk Playstation (serta sekuelnya Tobal 2,
yang hanya dirilis di Jepang) dan Mistwalker
untuk X-Box360, Blue Dragon khusus RPG (dan
Anime adaptasinya).
Di studio miliknya yang disebut “Bird Studio”,
yang diambil dari namanya ‘Tori’ (Burung), Akira
sensei melakukan hampir semua pekerjaanya;
asistennya sebagian besar hanya mengerjakan
latar belakang gambar. Studionya saat ini tidak
begitu aktif selama beberapa tahun terakhir,
karena hanya mengerjakan karya-karya pendek.
Di tahun 2009, Akira Toriyama ditugaskan oleh
Avex Trax untuk menggambar potret penyanyi
Pop, Ayumi Hamasaki, untuk dicetak pada CD
singlenya yang berjudul ‘Rule/Sparkle’. Akira
Toriyama juga berkolaborasi langsung dengan
Shonen Jump untuk membuat video yang
meningkatkan kesadaran serta dukungan bagi
mereka yang terkena dampak bencana gempa
bumi dan tsunami di Tohoku pada tanggal 11
Maret 2011.









Tidak ada komentar:

Posting Komentar